Sawah berkurang lagi


Disini akan dibangun Universitas X. Pembangunan ini mengorbankan sawah yang dimatikan/dibunuh.

Tak bisa memungkiri, semakin lama kota harus berkembang. Kenyataan ini mungkin agak menyedihkan bagiku.

Negara agraris kini mulai perlahan menghilang. Sebutanmu kini tinggalah dongeng pengantar tidur belaka.

Terlupakan, tergerus modernisasi zaman…

Karena bagiku. Alam dengan kehijauan nya sangatlah indah tuk dipandang, dirasakan, dihayati.

Semoga saja, dimasa depan aku masih bisa duduk di pematang sawah sambil merokok. Menikmati hembus angin yang membelai jiwa.

Generasi muda kemanakah kalian. Leluhur kalian adalah bercocok tanam. Jangan kau lupakan sejarah. Ayo lestarikan pertanian. 

Semoga lahir petani petani muda, yang mampu membangkitkan pertanian Indonesia ini.

Yah, ini hanyalah celoteh anak desa. Jika tidak berkenan jgn dibaca.

Salam bimo96..

4 thoughts on “Sawah berkurang lagi

  1. bim, aku saiki kerjo ninggon pembangunan. tapi jujur wae ndelok sawah dikukuti didadekne gedung ngono sakjane ra rela. piye yo, manusia nduruti pengenan ra enek ujunge. alam lah jadi korban.

Yang Komentar Saya Doakan Sukses Dan Sehat Selalu Amin

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s