Pemuda termenung


Iseng2

Duduk terdiam di bangku taman

Engkau sendirian, menikmati keheningan..

Tatapan matamu kosong, isyaratkan..

Terbunuh oleh sepi yang menyerang..
Masih terdiam, waktu lambat laun terlewati..

Kau terdiam menyendiri..

Sesekali kau ambil sepuntung rokok, kau nyalakan..

Begitu dalam engkau larut dalam hisapan..
Wajahmu terlihat tenang,namun sunyi..

Seakan telah diterpa sedih tak bertepi..

Kau tetap terdiam, menikmati..

Segenap peristiwa yang telah terlalui..

Hingga tak terasa, sang fajar datang mencumbui..
Dan sang embun pagi..

Menetes membasahi hati..

Menghapus sedih..

Menorehkan senyum indahmu di pipi..
Kau pun berlalu pergi..

Yang Komentar Saya Doakan Sukses Dan Sehat Selalu Amin

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s